Skripsi Pembuatan Permen 0813-1166-5717 (WA)

6 Tips Ini Membantumu Menuntaskan Skripsi dengan Cepat dan Pas

Duh, sudah semester akhir mau enggak mau sepatutnya banget nih kita ketemu sama si ”mahluk menyeramkan” yang terdapat di tempat duduk perkuliahan, siapa lagi apabila bukan kehadiranmu wahai Skripsi.

Jasa Skripsi – Sebagai mahluk yang paling diberikan kesempurnaan di muka bumi, manusia diwajibkan untuk menempuh pengajaran supaya bisa mempunyai kualitas sumber energi manusia yang lebih baik untuk kedepannya. Pengajaran yang terdapat di negara berkembang khususnya (Indonesia) mewajibkan pendidikan ditempuh selama kurang lebih 9 tahun. Bagi mereka yang sudah menyelesaikan pendidikannya di kursi sekolah menengah atas, minoritas akan lebih memilih untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka temukan, melainkan secara awam terdapat banyak mereka yang lebih memilih untuk melanjutkan pengajarannya ke tahapan yang lebih tinggi lagi adalah perguruan tinggi bagus itu negeri maupun swasta.

Setelah para ex-student sudah mengatasi tanggung jawab selama 9 tahun dalam bidang pendidikan, mereka akan menjelang dunia perkuliahan yang benar-benar jauh seperti hal nya dunia mereka pada ketika menempuh pendidikan di sekolah. Dunia perkuliahan mengajari kita untuk menjadi indivindu yang lebih mandiri, dan tak bertumpu dengan orang lain. Tugas semester 1 yang masih bisa membikin diri ini bersantai ria memang mengasyikan, tetapi di satu sisi kian berjalannya waktu, kita akan kian memijaki level semester yang lebih tinggi lagi. Hingga pada alhasil, kita akan dipertemukan oleh sosok mahluk yang berdasarkan mahasiswa lebih angker dari apa saja, siapa lagi bila bukan Skripsi.

Dalam membentuk Skripsi membutuhkan waktu yang cukup lama, karena tahapannya yang harus sistematis dan layak dengan hukum yang ada di kampus, bagus mengajukan judul, konsultasi dengan dosen pembimbing, revisi yang tiada henti, hingga pada akibatnya seminar skripsi yang membikin pundak ini sedikit merasa lega. Mengatasi Skripsi dengan pesat bukanlah hal yang tidak mungkin, karena ada pepatah yang menceritakan Nothing Impossible but I’m Possible. Berikut kiat supaya bisa menyelesaikan Skripsi dengan kencang dan pas.

1. Jangan Malas dan Jangan Menyukai Menunda Apa Saja.

Duh, males banget ih!

Rasa malas dalam melakukan Skripsi pasti akan melanda mahasiswa dimanapun ia berada, itu bukan perkara gampang untuk menangkisnya. Rasa malas hadir sebab indivindu yang tak mempunyai motivasi kuat supaya apa yang ia sedang kerjakan akan kencang terselesaikan, bagaimana mau menuntaskan Skripsi jika penyakit yang selalu ada dalam diri setiap manusia ini belum bisa kita ajak kompromi, yuk coba jadi orang yang rajin!

Jangan pernah menjadi seseorang yang senantiasa menunda, sekecil apapun hal yang pada dikala itu ada dihadapkan kita, bagus itu mudah ataupun susah hadapi dan lakukan, bagaimana berkeinginan menuntaskan Skripsi dengan pesat apabila kita masih menjadi mahasiswa yang menyukai menunda apapun?

2. Jangan Pesimis

Pesimis atau Optimis Pilihanmu?

Jangan pernah mempunyai mindset seorang yang pesimis dalam menuntaskan Skripsi, karena itu sama saja dengan kamu menyerahkan nyawa kamu ke algojo untuk seketika dihabisi, uh mengerikan bukan? So what should we do? yaaaah change it to be better lah ya, misalnya kita yang emang bukan mahluk total pasti ada saja yang namanya hal negatif menyelinap di diri kita, but enggak selamanya seluruh itu menjadi hal yang jelek bukan. Gimana sih caranya merubah agar diri ini menjadi orang yang mempunyai optimism yang tinggi? Kau bisa menjalankannya dengan bergaul sesama teman kau yang sama-sama sedang menuntaskan Skripsi, dan pastinya yang motivasi dan rajin yah biar kita kebawa, soalnya kan ada pepatah yang menceritakan kalau bergaul sama tukang parfum pasti kita akan ikutan wangi bukan? Hihihi tinggal kamu berkeinginan memilih mindset, ingin jadi orang pesimis atau selalu optimis.

3. Seharusnya Kuat Tekanan Sebab Skripsi

Pak, Bu tolong Saya Pesat Lulus Nggih?

Satu pendapat yang dibenturkan oleh berberapa dosen pembimbing bukanlah perkara gampang untuk dipersatukan, butuh waktu dan usaha yang cukup keras agar kita dapat meluluhkan hati dosen pembimbing yang adalah penentu terbesar agar kita bisa menyandang gelar sarjana, yah dosen pembimbing memang bertugas untuk menolong mahasiswa tingkat hasilnya agar dapat menyelesaikan Skripsi dengan bagus, tapi kadang kala banyak mahasiswa yang tertekan karena revisi tidak kunjung usai.

Variasi mahasiswa yang lembek akan tekanan memang figur mahasiswa yang tak akan menampar target untuk pesat menuntaskan Skripsi, sesekali sebagai seorang mahasiswa yang mempunyai ideologi yang kuat memang bukan perkara mudah, apalagi bila kita yakni mahasiswa yang idealis, mati saja jika berhadapan dengan dosen pembimbing dan kau terlalu keras kepala bila dosen pembimbingmu memberikan usulan. So what should we do? Yah keharusan kita sebagai buah hati dari seorang dosen pembimbing memang sepatutnya mematuhi apa yang dia anjurkan, berkeinginan tidak berkeinginan, suka tak menyenangi, yah kita wajib meng “iya” kan apa yang ia berikan untuk kita. Toh, dibalik revisi yang tak ada berhenti-hentinya dosen masih mempunyai hati yang murni kok untuk memberikan kalimat surgawi yaitu “acc” bagi para anak nasehatnya. Cuma saja, dengan penuh tekanan dan gak meng “acc” semacam itu saja. Mengapa sih dosen gak gampang memberikan “acc” ? Yah, karena kita selama menyusun skripsi memang semestinya seperti itu pengerjaannya, di lain sisi dosen pun ingin memberikan pelajaran bahwasannya di dunia sana banyak tekanan yang lebih keras daripada tekanan dari dosen pembimbing, so kita malahan dilatih untuk mempunyai sifat seharusnya kuat tekanan, toh revisi pasti akan berlalu juga kan, jalani saja. Yakin usaha sampai !

4. Perbanyak Pembicaraan dengan Dosen Pembimbing, Sahabat Seperjuangan dan Baca Buku Berbahasa Asing

Diskusi asyik kok, main dengan teman sambil mengerjakan skripsi juga asyik, baca buku asing? why not!

Diskusi memang hal yang gak seluruh orang sukai, mayoritas banyak orang yang malas untuk melakukan pembicaraan apalagi diskusi perihal hal yang beraroma serius, iya bukan mayoritas loh ya. Nah, bila kamu sedang mengatasi Skripsi jangan pernah menghindari apa yang namanya pembicaraan, because that is so important guys.

Hasil karya tulis kita memang gak akan diterima seketika oleh dosen pembimbing, maka dari itu perbanyak lah pembicaraan oleh beliau, galih segala berita atau tanyakan hal-hal yang beliau paham dengan fokus penelitian kita, sekalian buat relasi baik dengan dosen supaya dia juga menganggap kita mahasiswa yang rajin, bukan sok ketahui sok dekat yah!

Kedua, pembicaraan dengan teman seperjuangan memang hal yang amat mengasyikan, apalagi seandainya kita mencurahkan isi hati kita dikala menjalankan Skripsi. Melainkan jangan cuma curhat yah, coba deh cari sahabat yang paham akan materi kita atau yang pantas dengan keilmuan kita, biar kita bisa dapat masukan pantasnya gimana yah skripsi ini biar cepet dapat “acc” dari dosen pembimbing.

Ketiga, sumber acuan yaitu hal yang tidak bisa dihindari bagi seorang mahasiswa. Mau gak mau, suka gak suka yah kita patut berharap yang namanya baca. Terus kau kalau gak ingin baca mau nulis Skripsi full anggapan kamu apa kayak ngerjain soal ujian akhir? Ya enggak bisa! Butuh acuan untuk menyokong Skripsi memang seharusnya kita jalani, namun sekali-sekali banyak hambatan yang menghampiri seperti susahnya menemukan rujukan yang kita cari, sekalinya ketemu eh bahasa asing! Duh, gak usah diciptakan pusing jaman sudah maju coba buka alfalink atau kamus online di google itung-itung sambil memacu vocabullary kita dalam bahasa asing, inget – inget sambil menyelam minum air juga hehehe.

5. Punya Sasaran, dan Keseriusan itu Perlu, Cukup Sisihkan 60% sisanya Selow 40% Biar Happy Melaksanakannya

Serius boleh, melainkan dilengkapi dengan kewolesan agar lebih bagus dan gak stress amat yaaaa!

Kalau kamu mahasiswa akhir, dan kau gak punya sasaran skripsi? Sama aja bunuh diri. Berharap gak mau kita sepatutnya punya sasaran pencapaian, seumpama dalam mengajukan proposal mesti dalam waktu 1 bulan atau 2 bulan hingga sidang seminar proposal Skripsi, terus kedepannya 3 bulan untuk penelitian sekaligus menulis bab 3-4-5 dan juga pengajuan draft, yah minimal skripsi 5 bulan bisa selesai lah ya. Sasaran itu perlu, apalagi itu bisa jadi barometer kita untuk kencang menuntaskan Skripsi, juga sebagai allert atau pengingat disaat kita malas.

Serius? Boleh lah coba takarin 60 % aja biar kamu bisa punya sasaran untuk menyelesaikan skripsi. Bila gak serius kebanyakan main yah berharap kapan selesai nya itu skripsi? Melainkan jangan menakar angka keseriusan lebih kecil dari pada angka kewolesan yah. Kita juga mesti punya sikap woles yang cukup, yah 40 % ajalah biar kita gak stress banget menuntaskan skripsi kita.

6. Minta Ridho, Doa dari Yang Maha Esa dan Tak Lupa Orang Tua

Permudah dan Jangan Persulit ya Allah SWT. Mah, Pah doakan yah biar diri ini sukses.

Jangan pernah kalian meremehkan the power of prayer, jangan pernah sama sekali. Because it totally works! Seandainya usaha gak di iringi dengan doa itu ibarat kau puasa melainkan kamu gak pernah melakukan ibadah lima waktu, percuma dan gakan berguna. Sooo, jangan pernah lupa memohon untuk Nya agar diberikan kemudahan dalam mengatasi Skripsi, supaya kencang layak target dan apa yang kita inginkan.

Terus jangan lupa minta doa ridho orang tua, orang tua itu kan komponen dalam kehidupan kita yang telah mengantarkan kita untuk mengecap bangku perguruan tinggi, dan mereka akan jadi orang yang bangga sekiranya buah hatinya sukses kelak, apalagi suksesnya diantarkan dengan doa-doa yang sudah mereka panjatkan. So, jangan abaikan hal yang satu ini yah, ini penentu terbesar dari apa saja, melainkan mesti usaha juga yah gak hanya doa doang, agar doa usaha dan ikhtiharnya seimbang dan pasti deh dijamin 5 bulan skripsi kau bisa selesai asal konsisten sama hal-hal yang telah diceritakan di atas yah!

Mau Jasa Skripsi? Hubungi +62 813-1166-5717 (WA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *